Menjalani nya
dengan ikhlas.. itulah kata kata semangat dari semua sahabat sahabatku untukku…
KEHILANGAN, terasa
amat sangat kosong , ternyata amat sangat sakit
dan pedih, apalagi jika itu kehilangan seseorang yang berharga.
Seseorang yang
selalu bermain denganku, seseorang yang mewarnai masa kecilku hingga usiaku
kini. Seseorang yang akan salalu bertengkar denganku, yang mungkin hanya karena
masalah sepele.
Seseorang yang sangat
berharga bagiku, seseorang yang selalu aku contoh segala kebaikannya. Seseorang
yang bisa memotivasiku. Seseorang yang mengajarkanku hidup yang penuh
pengorbanan..
Seseorang yang
selalu bersamaku..
Dan Sesorang yang mengajarkanku begitu indahnya sebuah persaudaraan. KAKAK… dialah seseorang itu, seseorang yang telah pergi meninggalkanku, pergi jauh, dan berada dialam yang berbeda kini.
Dan Sesorang yang mengajarkanku begitu indahnya sebuah persaudaraan. KAKAK… dialah seseorang itu, seseorang yang telah pergi meninggalkanku, pergi jauh, dan berada dialam yang berbeda kini.
Saat aku berada pada hari dimana hati ini dihentak
oleh takdir yang sulit untukku terima, bahwa kini aku kehilangan seseorang itu.
Tangisanku tak henti menetes dari kedua mataku, terbayang kini bahwa akulah satu satunya, kini hanya akulah yang bertanggungjawab atas kedua orang tuaku..
Tangisanku tak henti menetes dari kedua mataku, terbayang kini bahwa akulah satu satunya, kini hanya akulah yang bertanggungjawab atas kedua orang tuaku..
Selain itu... pikiran
pikiran takut berterbangan dalam benakku, akankah ia bahagia disana? Akankah
dia senang kini? Dan akankah aku bisa bertemunya kembali nanti? Aku takut..
namun sebuah suara mengingatkanku, ia
tak perlu tangisanku lagi kini, tak perlu kesedihan ku kini, namun hanya do’a
dariku lah yang ia inginkan..
Dan.... sebuah
tangan tangan lain menenangkanku, menghiburku, hingga pada akhirnya kusadar
inilah takdir, bahwa kita semua yang hidup didunia ini hanya untuk sementara,
semua akan kembali kepada-Nya. Semuanya.... jodoh,
rezeki, maut semua telah tertulis dilauh mahfuz. Dan aku hanya perlu
mengikhlaskannya kini, mencoba menerima ketentuan-Nya dengan ikhlas. Walau
itu membutuhkan waktu, tapi kini aku lebih tegar.
Karna aku sadar sekeras
apapun tangisan yang aku teteskan, takkan bisa mengembalikan semuanya.
Hanya do’a yang
bisa aku kirimkan. Aku percaya sejauh
apapun jaraknya, do’a ku akan sampai kepadanya, kepada kakak tersayangku, walau
disini aku takkan bisa memeluknya lagi, akan kupeluk ia dengan do’a tulus ku
untuknya.
Mungkin kau sudah pergi jauh kak.. bahkan Aku tak bisa melihat rupamu lagi, mendengar suaramu,
dan memelukmu lagi kini. Tapi semua kenangan bersamamu takkan bisa hilang,
semua kata nasihatmu, semua leluconmu, suara tawamu, selalu teringat, dan akan
selalu terkenang dihati adikmu ini kak..
Selamat jalan.. semoga Allah menempatkan ditempat
terindah disisi-Nya..
"
"
"
Seseorang itu benar benar telah pergi, Kakakku, orang humoris, penuh canda tawa dihidupnya, orang yang bijak, namun kadang sering bercanda, ia benar benar tak ada lagi di rumahku, tak ada lagi wajah garang ketika kami bertengkar, kini tak ku temukan lagi dirumahku, tak ada pertengkaran sebelum tidur lagi hanya karena memperebutkan tempat tidur dikamar kini, walaupun semua itu telah tak ada, namun kenangannya selalu ada dalam hati.
"
"
Seseorang itu benar benar telah pergi, Kakakku, orang humoris, penuh canda tawa dihidupnya, orang yang bijak, namun kadang sering bercanda, ia benar benar tak ada lagi di rumahku, tak ada lagi wajah garang ketika kami bertengkar, kini tak ku temukan lagi dirumahku, tak ada pertengkaran sebelum tidur lagi hanya karena memperebutkan tempat tidur dikamar kini, walaupun semua itu telah tak ada, namun kenangannya selalu ada dalam hati.
Seseorang
itu, Kakakku yang tertawa dengan kembang kempis dihidungnya, tersenyum lebar
dengan gigi putihnya yang terlihat, tak kusangka engkau menyembunyikan sakit di
dalam tubuhnya, senyum yang menutupi kesedihannya, tawa yang menyembunyikan
begitu hebat sakitnya, lelucon yang diberikannya hanya untuk membuat semua
orang percaya padanya, bahwa ia baik baik saja. Semoga bahagia disana,
malam ini adek kangen kakak, adek bangga sama kakak, adek berdo’a semoga tenang disana, tidur seperti layaknya pengantin, kini kakak sudah tak merasakan begitu sakitnya obat kemo masuk ketubuh kakak, minum obat obat yang pahit, diambil darah setiap hari, atau harus makan dengan makanan rumah sakit yang terasa hambar..
malam ini adek kangen kakak, adek bangga sama kakak, adek berdo’a semoga tenang disana, tidur seperti layaknya pengantin, kini kakak sudah tak merasakan begitu sakitnya obat kemo masuk ketubuh kakak, minum obat obat yang pahit, diambil darah setiap hari, atau harus makan dengan makanan rumah sakit yang terasa hambar..
SELAMAT JALAN KAKAK......
Komentar
Posting Komentar